Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) ditutup dengan kerugian pada Jumat (23/2) di tengah kekhawatiran permintaan, melemah sehari setelah kenaikan persediaan AS yang lebih kecil dari perkiraan mendukung pasar.
Minyak mentah WTI untuk pengiriman April ditutup turun US$2,12 menjadi US$76,49 per barel, sedangkan minyak mentah Brent untuk April, yang menjadi acuan minyak global, terakhir terlihat turun US$1,86 menjadi US$81,81.
Penurunan ini terjadi karena kekhawatiran terhadap permintaan terus berlanjut, seiring dengan perekonomian Tiongkok, importir nomor satu, yang melemah di tengah krisis utang pada sektor real estate.
Badan Informasi Energi (EIA) kemarin melaporkan persediaan minyak AS naik 3,5 juta barel, sesuai ekspektasi konsensus sebesar 4,3 juta barel, yang memberikan dukungan kepada pasar, sementara gejolak di Timur Tengah juga tetap menjadi fokus, seiring Israel melanjutkan perangnya melawan Hamas dan militan Houthi Yaman meningkatkan serangan terhadap kapal-kapal di Laut Merah.
Sumber : kp-press.com
