Tiongkok diperkirakan akan mencapai target PDB 2024, tetapi tarif masih membayangi

Perekonomian Tiongkok kemungkinan bangkit kembali pada kuartal keempat karena beberapa putaran stimulus kebijakan mulai berlaku, yang memungkinkan pemerintah untuk sebagian besar memenuhi target pertumbuhan 2024, meskipun risiko tarif baru AS dapat menghambat pemulihan yang lebih luas.

Sebuah jajak pendapat Reuters memperkirakan produk domestik bruto (PDB) tumbuh 5,0% pada Oktober-Desember dari tahun sebelumnya, meningkat dari laju 4,6% pada kuartal ketiga.

Ekspansi ekonomi setahun penuh diperkirakan mencapai 4,9%, sebagian besar memenuhi target resmi sekitar 5%, menurut jajak pendapat tersebut. Perekonomian tumbuh 5,2% pada tahun 2023.

Larry Hu, kepala ekonom Tiongkok di Macquarie, mengatakan perubahan kebijakan Beijing pada bulan September menggarisbawahi tekadnya untuk mempertahankan target pertumbuhan. Beijing jarang sekali gagal mencapai target pertumbuhannya di masa lalu. “Berkat hal ini, pertumbuhan PDB pada kuartal keempat dapat meningkat di atas 5% tahun ke tahun, sehingga pertumbuhan PDB setahun penuh dapat mencapai target sekitar 5%,” kata Hu dalam sebuah catatan.

“Jika target PDB 2025 ditetapkan sekitar 5% lagi, seberapa banyak pembuat kebijakan akan melakukan untuk merangsang jalur yang lemah (konsumsi/properti) akan bergantung pada dampak tarif pada jalur yang kuat (ekspor/manufaktur).”

Sumber : newsmaker.id