Harga Minyak Anjlok Lebih Jauh Diiringi Ketegangan Perdagangan AS-Tiongkok Memicu Kekhawatiran Resesi

Harga minyak anjlok lebih dari 3% pada hari Senin(7/4), memperpanjang kerugian minggu lalu, karena meningkatnya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok memicu kekhawatiran akan resesi yang akan mengurangi permintaan minyak mentah. Harga minyak berjangka Brent turun $1,41, atau 2,15%, menjadi $64,17 per barel pada pukul 05.14 GMT, sementara harga minyak mentah berjangka West Texas…

Read More

Asia Hijau? Sinyal Rate Cut Kalahkan Drama AS–China

Saham Asia dibuka menguat, mendorong ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed yang mencakup kekhawatiran baru soal ketegangan dagang AS–China. Australia hijau di awal sesi, sementara kontrak berjangka Jepang dan Hong Kong memberi sinyal kenaikan. Komentar Jerome Powell soal pasar kerja yang melemah semakin menguatkan peluang penurunan suku bunga Oktober, meski Wall Street sempat tersendat setelah…

Read More

Saham Hong Kong Ditutup Dengan Gain

Saham-saham Hong Kong berakhir lebih tinggi pada Selasa (25/6) karena aksi beli murah (bargain-buying) setelah mengalami kerugian selama tiga hari karena investor mengabaikan petunjuk lemah dari Wall Street, sambil menantikan rilis data utama inflasi AS pada akhir pekan. Indeks Hang Seng bertambah 0,25% atau 45,19 poin menjadi 18.072,90. Indeks Harga Saham Gabungan Shanghai turun 0,44%…

Read More
KONTAK PERKASA FUTURES

Australia Tahan Suku Bunga, Tapi Ada Peluang untuk Kenaikan Kedepannya

Bank sentral Australia (RBA) mempertahankan suku bunga utamanya tidak berubah pada hari Selasa (4/7) karena dewan menilai dampak ekonomi dari siklus pengetatan selama lebih dari setahun, sambil juga membuka peluang untuk kenaikan di waktu kedepan. Bank sentral mempertahankan suku bunga sebesar 4,1%, jeda kedua tahun ini, dalam keputusan yang diprediksi oleh 19 dari 32 ekonom…

Read More

RBA Tetap Berhati-hati Bersikap Hawkish

Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) Michele Bullock tetap bersikap hawkish dengan hati-hati. Dalam komentar publik sebagai bagian dari diskusi dengan regulator lain, ia mencatat bahwa pertumbuhan produktivitas yang lemah tidak kondusif untuk mengendalikan inflasi, sementara risalah rapat dewan RBA di bulan November mencatat bahwa inflasi yang mendasarinya lebih persisten dari yang diharapkan dan ada…

Read More